Sumpah Jati Diri Bangsa Indonesia bersumber dari Pembukaan UUD 1945, terlahir guna merajut Nusantara, membawa Indonesia menjadi taman sari perdamaian dunia.

Alinea 3 Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”. Inilah jati diri bangsa Indonesia. Mengapa demikian, bagaimana penjelasannya?

1). “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa” adalah jelas menunjukkan tentang kesadaran keagamaan bangsa Indonesia. Dengan pernyataan tersebut maka bangsa Indonesia adalah bangsa yang sadar beragama, bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
 “Dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas” adalah jelas menunjukkan tentang kesadaran kebangsaan dari bangsa Indonesia.
 Jadi manunggalnya kesadaran keagamaan dan kesadaran kebangsaan inilah sebenarnya jati diri bangsa Indonesia.
 2). “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa” adalah menunjukkan tentang pernyataan keimanan bangsa Indonesia. Disini jelas bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang iman kepada Alloh, dan bangsa Indonesia juga mengimani bahwa Alloh adalah Dzat Yang Maha Berkat, Maha Rohmat dan Maha Kuasa. “Dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas” adalah menunjukkan tentang pernyataan kemanusiaan bangsa Indonesia. Karena jiwa kemanusiaan yang dimiliki bangsa Indonesia itulah sehingga muncul keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Jadi manunggalnya keimanan dan kemanusiaan inilah jati diri bangsa Indonesia.
 3). “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas”, disini menunjukkan tentang akhlaq yang luhur atau nilai-nilai luhur bangsa Indonesia karena pernyataan “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa” yang didahulukan, kemudian barulah menyebut tentang keinginan luhur (ikhtiar) bangsa Indonesia “dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas”. Jika saja penyebutannya dibalik, umpama keinginan luhur (ikhtiar manusia) yang didahulukan, kemudian barulah menyebut Berkat Rohmat Alloh, maka hal ini menunjukkan tidak adanya akhlaq yang luhur dari bangsa Indonesia. Tapi kenyataannya tidak demikian, pertolongan Alloh yang didahulukan kemudian barulah ikhtiar manusia, ini menunjukkan akhlaq luhur bangsa Indonesia.

Jadi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia inilah juga menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Jadi kesimpulannya adalah: “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas”, ini adalah jati diri bangsa Indonesia.
“Maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”, ini adalah untuk menuju Indonesia yang merdeka di segala aspek kehidupan, merdeka manusianya, merdeka kedaulatannya, merdeka sumber daya alamnya, merdeka ekonominya, merdeka sosial politiknya, merdeka hankamnya, dengan kata lain kemerdekaan yang telah tercerai-berai ini dirajut kembali atau bisa disebut dengan istilah “Merajut Nusantara”.
Jadi bunyi teks alinea 3 UUD 1945: “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” sebenarnya adalah “Jati Diri Bangsa untuk Merajut Nusantara”. Maka untuk bisa “Merajut Nusantara”, caranya ialah “Kembali ke Jati Diri Bangsa Indonesia”.*
Organisai/Ikhwan

 

AL-KAUTSAR | EDISI 125 | 15 Muharrom 1437 H (17/10/2016)

EditorArtikel
Sumpah Jati Diri Bangsa Indonesia bersumber dari Pembukaan UUD 1945, terlahir guna merajut Nusantara, membawa Indonesia menjadi taman sari perdamaian dunia. Alinea 3 Pembukaan UUD 1945 berbunyi: “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini...