piagam-madinahSelama 13 tahun Rosulullah berdakwah di Mekkah, Islam sulit berkembang karena selalu diteror dari segala aspek oleh kaum kafirin. Baikpun diteror secara fisik, teror mental, teror ekonomi, teror sosial, dan sebagainya. Oleh sebab itulah agar perjuangan Islam semakin cepat maka Rosulullah diperintah hijrah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah).
Di tengah-tengah perjalanan hijrah dari Mekkah ke Yatsrib, tepatnya saat Rosulullah dan Abu Bakar bersembunyi di dalam Gua Tsur, di situ Rosulullah diberi petunjuk oleh Allah Ta’ala berupa lambang adanya jejaring rumah laba-laba di pintu gua Tsur, itulah sebenarnya petunjuk dari Allah Ta’ala agar Rosulullah membuat jaringan-jaringan atau organisasi, dengan tujuan supaya Islam berkembang dengan cepat, jaringan keimanan dan jaringan kemanusiaan.

Pendidikan Keimanan dan Kemanusiaan
Perintah Alloh untuk membuat jaringan-jaringan keimanan dan kemanusiaan mulai dirintis oleh Rosululloh pada awal-awal masuk Yatsrib (Madinah) dengan skala yang kecil dahulu yakni dengan cara “IQOOMATUL MASJID”.

Arti secara harfiyah ialah “mendirikan masjid”, maksudnya ialah membangun aqidah dan moral, membangun keimanan dan kemanusiaan, membangun jati diri. Masjid adalah tempat untuk ibadah kepada Allah Ta’ala, disinilah terdapat nilai-nilai membangun keimanan.
Masjid adalah tempat berkumpulnya umat muslim untuk melaksanakan sholat berjamaah, membaca dan mengkaji Al-Qur’an bersama, disinilah terjadi kontak dan shillaturrohmi antar umat muslim sehingga hubungan kemanusiaan makin terjalin baik, nilai-nilai membangun kemanusiaan ada disini pula.
Organisasi Sosial Kemasyarakatan

Kemudian langkah kedua yang dilakukan Rosululloh ialah “MUAKHKHOH ISLAMIYYAH” arti secara harfiyah ialah “persaudaraan Islam”, yakni kaum Muhajirin dan kaum Anshorin dipersatukan antara satu dengan yang lainnya. Kaum Muhajirin adalah umat Islam Mekkah yang ikut hijrah ke Yatsrib dengan meninggalkan tempat tinggal, pekerjaan, aset dan kekayaan, perkebunan, peternakan, dan sebagainya. Kaum Anshor adalah umat Islam asli penduduk Yatsrib yang telah membantu kaum Muhajirin setelah hijrah ke Yatsrib.

Maka Rosulullah mempersatukan dan mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshor dalam jalinan sosial, adakalanya lewat hubungan pernikahan, lewat hubungan sosial ekonomi, dan sebagainya. Dengan kata lain, Rosulullah membangun organisasi sosial kemasyarakatan yang disebut “MUAKHKHOH ISLAMIYYAH”….(baca lanjutan kajian ini di majalah alkautsar)

 

AL-KAUTSAR | EDISI 125 | 15 Muharrom 1437 H (17/10/2016)

EditorArtikel
Selama 13 tahun Rosulullah berdakwah di Mekkah, Islam sulit berkembang karena selalu diteror dari segala aspek oleh kaum kafirin. Baikpun diteror secara fisik, teror mental, teror ekonomi, teror sosial, dan sebagainya. Oleh sebab itulah agar perjuangan Islam semakin cepat maka Rosulullah diperintah hijrah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah). Di tengah-tengah...