janji

Pentingnya sebuah sumpah

Keberadaan manusia di dunia adalahkonsekuensi dari sumpahnya

Ingatkah kita jika dahulu kala pernah melakukan sumpah dengan Alloh SWT sebelum lahir ke dunia? Tentu jawabannya bisa diterka “tidak ingat”, inilah jawaban hampir semua manusia, mungkin saja karena manusia memang makhluq pelupa, Rosululloh bersabda “Al-insaanu mahallul khotho` wan nisyaan”.
Perjalanan hidup manusia sebenarnya sudah “start” sejak jauh sebelum terlahir ke dunia, dari alam arwah, kemudian ke alam arham, lalu ke alam dunia. Ketika manusia ada di alam arwah, saat itulah sebenarnya manusia melakukan sumpah dengan Alloh SWT, sumpah setia tentang persaksian kepada Alloh Ta’ala.
Di alam arwah itulah terjadinya ‘sumpah kesaksian’, jika manusia mau bersumpah setia maka ia akan lahir dan dikirim ke alam dunia melalui alam arham, namun jika tidak sanggup bersumpah maka Alloh tidak akan mentakdirkannya menjalani kehidupan di alam dunia.
Jadi sebelum setiap manusia lahir ke dunia, Alloh telah mengambil kesaksian dari setiap jiwa atau ruh manusia, hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an:
“Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Alloh padahal Rosul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia (Alloh) telah mengambil perjanjianmu, jika kamu adalah orang-orang yang beriman” (surat Al Hadid / ayat 8).
Keterangan ini diperkuat lagi dalam surat ……(baca selengkapnya di majalah alkautsar edisi 125)
Kenyataan yang haq adalah sesungguhnya tidak ada satu jiwa pun yang lahir ke dunia ini, kecuali Alloh telah mengambil sumpah kesaksian mereka ketika di alam Arwah bahwa Alloh adalah Tuhan kami, kemudian Alloh Ta’ala menguji kesetiaan sumpah itu dengan berbagai hingar-bingar kehidupan dunia. Tapi jangan lupa bahwa manusia menjalani kehidupan dunia ini ‘setelah setuju’ dengan sumpah yang dibuatnya dengan Allah Ta’ala. Jika ruh manusia ‘menolak’ sumpah itu maka ia tidak akan dikirim ke dunia.
Jadi keberadaan kita di dunia adalah konsekuensi dari sumpah di alam Arwah, alam tanpa rupa, tanpa warna, tanpa aroma, tanpa suara.
Mencermati hal tersebut maka sumpah itu sungguh suatu yang sangat penting, bahwa sumpah bisa menggerakkan semua yang ada, sumpah bisa menggapai sesuatu yang seakan tidak mungkin secara logika.*
organisasi/ikhwan

 

AL-KAUTSAR | EDISI 125 | 15 Muharrom 1437 H (17/10/2016)

EditorBerita Pusat
Keberadaan manusia di dunia adalahkonsekuensi dari sumpahnya Ingatkah kita jika dahulu kala pernah melakukan sumpah dengan Alloh SWT sebelum lahir ke dunia? Tentu jawabannya bisa diterka “tidak ingat”, inilah jawaban hampir semua manusia, mungkin saja karena manusia memang makhluq pelupa, Rosululloh bersabda “Al-insaanu mahallul khotho` wan nisyaan”. Perjalanan hidup manusia sebenarnya...