Dua nikmat yang sering disia-siakan oleh manusia sehat dan nikmat. Sang Mursyid kembali mengingatkan jangan lupa.

suasana doa dan pitutur luhur sang murshid di acara haul sang putra  Alm. M. Nuzlal Muntashir

suasana doa dan pitutur luhur sang murshid di acara haul sang putra
Alm. M. Nuzlal Muntashir

Manusia hidup di dunia ini dianugerahi oleh dua nikmat besar yang mana kedua nikmat itu sering di sia-siakan oleh kebanyakan manusia, yakni nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan. Kedua nikmat itu baru akan terasa besar jika kedua nikmat itu diambil oleh Alloh tidak dua-duanya, salah satu nikmat saja yang diambil oleh Alloh maka banyak orang yang akan merasa begitu besarnya nikmat kesehatan dan kesempatan itu. Inilah yang dituturkan Almukarrom  Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syech Muchtarulloh Almujtaba di acara Haul sang putra Alm. M.Nuzlal Muntasir Rabu 25 Muharrom 1438 H (26/10/16) yang diikuti warga Shiddiqiyyah Ploso Jombang dan sekitarnya.

Banyak manusia merugi didalamnya, padahal sehat dan nikmat itu adalah kunci, kunci aktifitas hidup disegala bidang. Aktifitas hidup dibidang keagamaan, aktifitas hidup dibidang sosial, aktifitas hidup dibidang politik, aktifitas hidup dibidang transportasi, aktifitas hidup dibidang komunikasi, aktifitas hidup dibidang pendidikan dan lain-lain. “Itu kuncinya ada di sehat dan kesempatan,” ingat Sang Mursyid serius.

Jika tidak ada sehat dan kesempatan aktifitas, hidup akan terkunci dan tertutup. Misal ada kesehatan tapi tak ada kesempatan apa artinya, ada kesempatan tidak ada kesehatan juga sia-sia. “Jadi sehat dan kesempatan kunci untuk segala-galanya aktifitas hidup dibidang apapun,” ingat Sang Mursyid kembali. Aktifitas hidup, ditambahkan oleh Sang Mursyid juga kunci mencapai kebutuhan hidup, segala apapun kebutuhan hidup manusia itu dicapai dengan aktifitas hidup, sebab tanpa aktifitas hidup kebutuhan manusia tidak akan terpenuhi.

Lebih jauh soal kesempatan, Sang Mursyid mengingatkan bahwa hakikatnya hidup di dunia ini adalah kesempatan. Jutaan tahun manusia di akhirat bukanlah kesempatan, hanya di dunia inilah kesempatan.  Jika kesempatan sesingkat-singkatnya ini sampai disia-siakan tidak digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, maka kesempatan itu tinggal jadi kesempitan. Oleh sebab itulah dua nikmat besar itu dimasukkan oleh beliau Sang Mursyid kedalam Delapan Kesanggupan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah pada poin yang terakhir yaitu menghargai waktu. Waktu kita adalah umur kita dan umur kita, waktu kita, itulah rahasia yang disebut dalam Al-Qur’an “Wal Ashri”, tandas Sang Mursyid mengingatkan lagi.

Sehat Jasmani, Sehat Rohani
Sehat itu terbagi menjadi… (baca lanjutan berita di majalah alkautsar edisi 126)

AL-KAUTSAR | EDISI 126 | 15 Shofar 1438 H (16/11/16)

EditorBerita Pusat
Dua nikmat yang sering disia-siakan oleh manusia sehat dan nikmat. Sang Mursyid kembali mengingatkan jangan lupa. Manusia hidup di dunia ini dianugerahi oleh dua nikmat besar yang mana kedua nikmat itu sering di sia-siakan oleh kebanyakan manusia, yakni nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan. Kedua nikmat itu baru akan terasa besar...