IMG-20161108-WA0003Jajaran Panitia Pembangunan Jaami’atul Mudzakkirin Gresik baru saja menghadap kepada Almukarrom Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, melaporkan perkembangan dua pembangunan Jaami’atul Mudzakkirin Gresik pada Sabtu Wage 04 November 2016 lalu. Satu Jaami’atul sudah hampir selesai dan satu lagi dalam proses sertifikat balik nama. Saat panitia menunjukkan Jaami’tul yang sudah hampir selesai, Sang Mursyid nampak bergembira.

“Saat sowan ke Pak Kyai, itu diluar dugaan saya, karena apresiasi beliau begitu tinggi setelah melihat foto Jaami’atul, berulang-ulang pak Kyai dawuh apik iki aku tak’mrono (bagus ini saya mau kesana red). Kami serentak menjawab Alhamdulillahirobbilalamin,” kenang Ajib Ketua Pembangunan Jaami’atul Mudzakkirin Menganti Gresik.

Di kota Gresik itu ada dua lokasi bangunan Jaami’atul Mudzakkirin. Pembangunan gedung Jaami’atul Mudzakkirin yang berada di Dsn. Kemrogan, Ds. Pranti, Kec. Menganti, Kab. Gresik sudah hampir selesai, sedangkan Jaami’atul Mudzakkirin yang berada di Ds. Campurejo, Kec. Panceng, Kab. Gresik masih dalam proses pengadaan tanah. Saat itu panitia juga memohon tanda tangan terkait untuk proses sertifikat balik nama tanah Jaami’atul.

Menurut Ajib, setelah proses sertifikat balik nama tersebut selesai, warga Shiddiqiyyah Gresik berencana untuk membangun Monumen Hubbul Wathon Minal Iman dan penanaman pohon kenongo cino di pojok kanan dan kiri bangunan Jaami’atul. Semua itu dilakukan atas petunjuk dawuhan Sang Mursyid. “Pak Kyai sempat dawuh bahwa kami harus sabar dan ulet dalam perjuangan. Kami juga meminta petunjuk tentang penanaman pohon kenongo cino ada dua, disuruh nanam di pojok kanan kiri, itulah yang disampaikan beliau,” pungkas Ajib.*

EditorBerita Daerah
Jajaran Panitia Pembangunan Jaami’atul Mudzakkirin Gresik baru saja menghadap kepada Almukarrom Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, melaporkan perkembangan dua pembangunan Jaami’atul Mudzakkirin Gresik pada Sabtu Wage 04 November 2016 lalu. Satu Jaami’atul sudah hampir selesai dan satu lagi dalam proses sertifikat balik nama. Saat panitia menunjukkan Jaami’tul yang sudah hampir selesai,...