Bukan hanya alam yang penuh keindahan, dasar dan lambang negara Indonesia juga indah tiada tara.

kf

kf

Ideologi bangsanya juga membikin takjub dunia, karena Pancasila adalah dasar Negara yang digali dari falsafah hidup Bangsa Indonesia. Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara saja tapi juga menjadi falsafah hidup bangsa sejak ribuan tahun silam, dan tidak hanya menjadi falsafah hidup bangsa saja tapi juga menjadi dasar negara. Isinya pun mencakup semua sendi kehidupan, lima sila itu berisi: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.
Jika diringkas berisi tentang: Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Kebangsaan. Kalau diringkas lagi berisi tentang manunggalnya ketuhanan dan kemanusiaan, dan inilah jati diri bangsa Indonesia dari dahulu kala sampai seterusnya sepanjang masa. Bahkan jika dicermati, tidak ada satupun Negara di dunia ini yang disandarkan kepada tauhid (Ketuhanan yang Maha Esa), kecuali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kemudian Batang tubuh UUD 1945 Bab 11 Judul Agama, pasal 29 ayat 1: “Negara berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa”.
Dalam Pancasila sila pertama berbunyi: “Ketuhanan yang Maha Esa”, dan sila pertama inilah yang menjiwai sila “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Kemudian sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan sila “Kemanusiaan yang adil dan beradab” ini yang menjiwai sila ketiga.
Lalu sila ke satu, dua, tiga, menjiwai sila ke empat. Selanjutnya sila ke satu, dua, tiga, empat, menjiwai sila ke lima. Oleh sebab itulah dalam Lambang Negara Indonesia, sila ke satu dilambangkan bintang bersudut lima dengan warna bersinar keemasan. Ini mengandung maksud bahwa “Ketuhanan Yang Maha Esa” inilah yang menyinari semua lima sila dalam Pancasila. Dan letaknya bintang emas sudut lima ini ditaruh di tengah-tengah dada Burung Garuda dalam Lambang Negara, ini memperjelas bahwa “jiwa tauhid” inilah jati diri bangsa Indonesia, yang diwujudkan dalam manunggalnya keimanan dan kemanusiaan.
Di banyak Negara memang mengakui dan membenarkan soal ketuhanan, namun ketuhanan/ keimanan di banyak Negara cukup diposisikan pada ranah privat atau urusan pribadi warga negaranya, jadi ketuhanan bukan menjadi urusan Negara apalagi sampai menjadi dasar Negara.
Hanya di Negara Kesatuan Republik Indonesia-lah, “Ketuhanan yang Maha Esa” menjadi urusan Negara, bahkan dijadikan sebagai asas Negara yang paling utama dan paling mendasar. Terbukti dengan dimasukkannya “Ketuhanan yang Maha Esa” didalam sila pertama dasar Negara dan dimasukkan dalam hukum dasar/ konstitusi Negara bab XI pasal 29 ayat 1.
Inilah keistimewaan luar biasa dari Bangsa Indonesia dari segi jati diri bangsa, falsafah hidup, aqidah, ideologi, yang menjadikan Indonesia sulit ditaklukkan negara lain di dunia, oleh sebab itu waspadalah.
Di samping itu Indonesia adalah negeri yang Bhinneka Tunggal Ika : Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Buktinya, adakah negara lain yang sebegitu majemuk seperti Indonesia yang mampu bersatu dalam satu Negara kesatuan?

Jawabnya: Tidak ada, tidak ada negara semajemuk Indonesia yang mampu bersatu dalam satu wadah Negara Kesatuan…

(AL-KAUTSAR EDISI 127 |15 R.Awwal 1438 H (15/12/16)

EditorArtikel
Bukan hanya alam yang penuh keindahan, dasar dan lambang negara Indonesia juga indah tiada tara. Ideologi bangsanya juga membikin takjub dunia, karena Pancasila adalah dasar Negara yang digali dari falsafah hidup Bangsa Indonesia. Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara saja tapi juga menjadi falsafah hidup bangsa sejak ribuan tahun silam,...