MISI PELURUSAN SEJARAH DARI BOJONEGORO

BOJONEGORO – Musyawarah sejumlah pengurus Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA-I) yang di Jiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan cabang Bojonegoro pada Selasa malam, tanggal 22 Syawwal 1440 H (25/06/19). Dalam rangka persiapan mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Bangsa pada bulan Agustus mendatang. Di rangkum dalam rapat pertama yang di hadiri Kushartono selaku konsultasi.

Di karenakan menjelang bulan Agustus mendatang, organisasi tersebut berencana mengadakan 2 kegiatan, di antaranya seminar kemerdekaan Bangsa Indonesia yang akan mengundang aktivis, ahli sejarah dan ulama’ Bojonegoro. Juga mengadakan goes sepeda yang akan diikuti oleh pemuda dari Bojonegoro dan sekitarnya menuju ke Istana Presiden dengan membawa petisi yang bertulisan “17 Agustus Kemerdekaan Bangsa Indonesia Bukan Kemerdekaan Republik Indonesia.”

Hasil musyawarah pada rapat pertama Organisasi (PCTA-I) menghasilkan 2 keputusan, diantaranya dibentuknya panitia kecil yang bertugas mendatangi untuk mengundang Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) dan Gusdurian di Bojonegoro sebagai izin restu dan juga konsultasi mengenai pelurusan sejarah yang berbunyi 17 Agustus Kemerdakaan Bangsa.

Parmin Ketua DPC PCTA-I Bojonegoro berharap “Semoga petisi tersebut sampai di hadapan presiden supaya segera meluruskan sejarah yang telah lama salah arah. Dan juga Insya Alloh dengan diadakannya seminar Kemerdekaan Bangsa yang mengundang ulama’, aktivis, dan ahli sejarah dapat mendukung dan merestui kegiatan yang akan kita adakan,” paparnya* ar