BAIAT’AN MASSAL WARGA SHIDDIQIYYAH PASURUAN

Warga Shiddiqiyyah Pasuruan mengadakan kegiatan yang diberi nama Baiatan Akbar di Gedung Jami’atul Mudzakkirin Wonorejo Pasuruan pada hari Sabtu malam Ahad 08 Muharrom 1441 H / 07 September 2019 M.

Saat penyampaian santunan kepada kaum dhuafa

Kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan dan menjadi program kerjanya YPS Cabang Pasuruan  dari Seksi Dakwah Shiddiqiyyah yang pelaksanaannya diantara Bulan Dzulhijjah sampai Muharrom. “Sebenarnya kegiatan ini sudah berjalan belasan tahun yang lalu di Pasuruan. Adapun yang merintis & merancang adalah Bpk. Kholifah Muhammad Ghozali beserta para Sesepuh, Khuddamul Ulum, Kader Thoriqoh Shiddiqiyyah dan Pengurus Organisasi di Pasuruan,” kata Budi.

Kegiatan tersebut dihadiri Bpk. Kholifah Tasrichul Adib Aziz, Bpk. Kholifah Muhammad Ghozali, Bpk. Kholifah Syamsul Arifin, Bpk. Kholifah Muhammad Munir Wahid dan 164 peserta biat’an dari beberapa daerah sekitar diantaranya dari Malang, Sidoarjo, Probolinggo, Lumajang, Madura.

Acara dimulai pukul 21.00 dengan pembukaan, pembacaan doa-doa, pembacaan ikrar Sumpah Jatidiri Bangsa dilanjut 8 Kesanggupan Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, lantunan Syair Pohon Shiddiqiyyah dan Sumber Kemerdekaan Bangsa serta berdirinya NKRI, penyampaian santunan kepada anak yatim dan kaum dhu’afa, doa Kautsaran, lalu sambutan-sambutan. Acara berakhir sekitar pukul 03.00 dini hari.

Proses registrasi baiat’an

Jenis Bai’atan:

-Jahar= 64 Pserta (dibaiat oleh Bpk. Kholifah M Munir Wahid)

-Sirri  = 53 psrta (dibaiat oleh Bpk. Kholifah Syamsul Arifin)

-TR 7  = 34 psrta (dibaiat oleh Bpk. Kholifah Tasrichul Adib Aziz)

-TR 40= 13 psrta (dibaiat oleh Bpk. Kholifah Tasrichul Adib Aziz)

“Kami berharap agar kegiatan kegiatan yang bernafas ajaran & tradisi Thoriqoh Shiddiqiyyah dapat dilestarikan oleh segenap elemen yang ada di Thoriqoh Shiddiqiyyah, termasuk kegiatan Bai’at Akbar atau Bersama ini bisa membawa ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah tumbuh, berkembang, bijaksana baik secara kuantitas maupun kualitas  ditengah masyarakat Indonesia maupun dunia,” harap Budi.

Tinggalkan Balasan